Skip to content
Beranda Blog Berapa Biaya Pembuatan Website di Indonesia?
Bisnis 9 menit baca

Berapa Biaya Pembuatan Website di Indonesia?

Nurul

Nurul

Lead & Fullstack Engineer · 30 Juli 2026

Kebanyakan agensi menjawab "tergantung". Ini rincian yang sebenarnya menentukan angkanya, kisaran harga di pasar Indonesia, dan cara membandingkan dua penawaran yang terlihat sangat berbeda.

Tanya tiga agensi di Indonesia berapa biaya pembuatan website, dan Anda akan dapat tiga versi dari jawaban yang sama: tergantung. Itu bukan kebohongan — memang tergantung — tapi tidak berguna kalau Anda sedang menyusun anggaran.

Jadi ini versi langsungnya. Website company profile di Indonesia umumnya Rp 2–15 juta. Aplikasi web dengan login, dashboard, dan database umumnya Rp 20–80 juta. Di bawah ini penjelasan apa yang menggeser sebuah proyek di antara angka-angka tersebut, dan apa yang perlu Anda periksa sebelum tanda tangan.

Apa yang sebenarnya menentukan harga

Hampir setiap penawaran yang Anda terima sebenarnya adalah penjumlahan dari lima hal:

  1. Jumlah halaman dan variasi layout. Sepuluh halaman yang memakai dua template jauh lebih murah daripada lima halaman yang masing-masing dirancang dari nol. Yang menentukan adalah variasi layout, bukan jumlah halaman.
  2. Desain custom vs template. Template beli jadi dengan logo Anda ditempel adalah jalur termurah. Desain yang digambar untuk merek Anda butuh jam kerja desain sebelum satu baris kode pun ada.
  3. Integrasi. Form kontak itu sepele. Payment gateway, WhatsApp API, software akuntansi, kurir pengiriman, ERP yang sudah ada — masing-masing adalah kontrak terpisah dengan sistem milik orang lain, dan di situlah estimasi biasanya meleset.
  4. Manajemen konten. "Klien bisa edit sendiri" terdengar gratis. Tidak: setiap bagian yang bisa diedit butuh field, aturan validasi, dan preview.
  5. Siapa yang mengerjakan. Freelancer, studio berempat, dan agensi lima puluh orang punya struktur biaya yang sangat berbeda — dan Anda tetap membayar struktur biaya itu.

Kisaran harga umum di pasar Indonesia

Ini kisaran yang kami lihat di sekitar kami. Ini bukan hasil survei — anggap sebagai orientasi, bukan patokan mutlak, dan tetap minta penawaran Anda sendiri.

Jenis pekerjaanKisaran umumEstimasi waktu
Company profile templateRp 1–4 juta1–2 minggu
Company profile customRp 3–15 juta2–6 minggu
E-commerce (platform siap pakai)Rp 5–20 juta3–8 minggu
Aplikasi web / dashboard customRp 20–80 juta2–5 bulan
CRM, ERP, sistem internalRp 20–200 juta+3–12 bulan

Sebagai pembanding, harga yang kami publikasikan berada di dalam kisaran itu: jasa pembuatan website company profile mulai Rp 3 juta dan platform CRM/ERP custom mulai Rp 20 juta. Kami menuliskannya karena angka yang bisa Anda rencanakan lebih berguna daripada angka yang harus Anda korek dulu.

Biaya yang tidak ada di penawaran

Harga pembuatan bukan harga total. Anggarkan hal-hal ini terpisah:

  • Domain — sekitar Rp 150–500 ribu per tahun untuk .com atau .id.
  • Hosting — Rp 500 ribu sampai Rp 5 juta per tahun untuk company profile; lebih tinggi begitu ada database dan trafik nyata.
  • Sertifikat SSL — sekarang umumnya gratis lewat Let's Encrypt. Kalau ada yang menagih SSL dasar secara terpisah, tanyakan alasannya.
  • Maintenance — update, backup, patch keamanan. Anda menganggarkannya sekarang, atau mengetahui biayanya saat pertama kali ada yang rusak.
  • Konten — copywriting, fotografi, penerjemahan. Sering jadi pos yang paling diremehkan, dan penyebab paling umum proyek molor.

Kenapa dua penawaran untuk "website yang sama" bisa beda 10×

Karena biasanya itu bukan website yang sama. Ketika Anda menerima penawaran Rp 2 juta dan Rp 20 juta untuk sesuatu yang Anda jelaskan dengan cara yang persis sama, selisihnya hampir selalu ada di hal-hal yang tidak pernah ditulis. Tanyakan lima pertanyaan yang sama ke semua penawar:

  • Desainnya custom, atau template yang dibeli?
  • Siapa pemilik source code dan file desain setelah selesai?
  • Apa persisnya yang terjadi kalau kami minta sesuatu di luar scope yang disepakati?
  • Apa yang termasuk setelah peluncuran, dan sampai kapan?
  • Bagian mana yang bisa kami edit sendiri?

Siapa pun yang menjawab lima hal itu dengan jelas biasanya pilihan yang lebih aman, di ujung kisaran mana pun mereka berada. Penawaran murah yang tidak menyebut kepemilikan kode dan dukungan pasca-peluncuran bukan murah — itu belum lengkap.

Apakah yang murah benar-benar lebih hemat?

Kadang iya, sungguh. Kalau Anda butuh empat halaman online bulan ini supaya terlihat kredibel di mata klien, website template Rp 2 juta adalah pembelian yang masuk akal — dan kami akan bilang begitu.

Yang jadi tidak masuk akal adalah ketika website itu menopang bisnis Anda. Pola kegagalan yang paling sering kami tangani seperti ini: dibuat website yang sangat murah, tidak ada yang bisa memperbaruinya, tidak terindeks, lambat di ponsel, lalu delapan belas bulan kemudian dibangun ulang dari nol. Totalnya lebih mahal daripada mengerjakannya sekali dengan benar — dan satu setengah tahun calon pelanggan hilang di antaranya.

Jadi, berapa yang perlu dianggarkan?

Patokan yang bisa dipakai: tentukan dulu website ini untuk apa, baru pilih kelasnya.

  • Sekadar kredibilitas — orang mencari perusahaan Anda di Google dan perlu melihat Anda ada: Rp 2–5 juta.
  • Kanal penjualan aktif — website diharapkan menghasilkan prospek: Rp 5–20 juta, plus kerja konten berkelanjutan.
  • Sistem operasional — bisnis berjalan di atasnya setiap hari: Rp 20 juta ke atas, dan perlakukan sebagai software, bukan materi marketing.

Kalau Anda ingin angka spesifik, bukan sekadar kisaran, ceritakan apa yang ingin Anda bangun. Sesi scoping gratis, kami balas dalam 24 jam, dan Anda akan dapat angka atau pertanyaan yang jelas — bukan "tergantung".

Penulis

Nurul

Nurul

Lead & Fullstack Engineer

Bagian dari tim SimpleFunc yang membangun solusi bersih dan skalabel untuk bisnis di seluruh Indonesia.

Kerja Sama

Punya proyek? Mari kita diskusikan bagaimana kami bisa membantu membangunnya.

Hubungi Kami